Kode Warna Kabel
Kelistrikan

Hindari Konslet Saat Memasang Intsalasi Listrik Dengan Memahami Arti Dari Kode Warna Kabel Berikut Ini!

Terkadang kita dihadapkan pada kondisi dimana kita harus memasang peralatan instalasi listrik sendiri karena terkendala untuk menghubungi jasa kontraktor hvac atau kontraktor listrik. Nah dalam prosesnya pemasangannya selain diperlukan kecermatan dan kehatia-hatian, juga diperlukan suatu pengetahuan yang mumpuni.

Misalnya seperti pengetahuan mengenai arti dari kode warna kabel instalasi listrik. Nah bagi anda yang memerlukan informasi tersbut, silakan langsung simak penjelasannya di bawah ini!

Arti Kode Warna Kabel Listrik

Warna kabel dapat dibedakan menjadi beberapa macam diantaranya yaitu merah, hitam, biru, kuning, dan kuning strip hijau. Pembagian kabel dalam bermacam-macam warna ini bukanlah tanpa tujuan.

Masing-masing kabel memiliki fungsi tersendiri. Oleh karena itu dalam pemasangan instalasinya kabel dibuat warna-warni untuk memudahkan pemasangan dan meminimalisir kebingungan pemasangnya.

Nah adapun arti dari masing-masing warna kabel listrik adalah sebagai berikut:

1. Kabel warna hitam, kuning, dan merah.

Tiga warna kabel ini memiliki fungsi yang sama, yaitu digunakan untuk menghantarkan muatan listrik positif, fase, atau api yang bersumber dari kabel PLN pada tiang listrik atau pun dari ganset. Ketiga kabel ini memiliki karakteristik dapat shock atau nyetrum jika bersentuhan dengan kulit. Selain itu saat diuji dengan tespen, ketiga kabel ini akan membuat tespen menyala.

2. Kabel warna biru.

Kabel warna biru memuat aliran listrik negative atau yang disebut juga dengan aliran netral. Sama seperti kabel warna merah, hitam, dan kuning, sumber arus listrik yang terdapat pada kabel berwarna biru berasal dari kabel PLN pada tiang listrik ataupun dari ganset.

Saat menyentuh kulit, kabel ini cenderung tidak menimbulkan shock atau nyetrum. Untuk mengenali kabel ini salah satunya yaitu saat diuji dengan taspen, maka taspen tidak akan menyala.

3. Kabel warna kuning strip hijau.

Kabel warna kuning strip hijau

Kabel berwarna kuning strip hijau merupakan kabel yang berfungsi sebagai kabel ground. Artinya kabel ini digunakan untuk menghantarkan muatan listrik arde yang berasal dari penanaman instalasi listrik pipa logam pada tanah yang dipasang di terminal outlet.

Biasanya kabel kuning strip hijau ini dipasang pada stop kontak. Namun untuk menghemat kabel para kontraktor hvac yang juga menangani instalasi listrik akan menyambungkan kabel kuning strip hijau ini dengan kabel warna biru.

Walaupun cara ini bisa menghemat penggunaan kabel, namun perlu anda ketahui bahwa metode ini dapat menurunkan kualitas aliran grounding. Jadi alangkah baiknya jika anda membuat jalur grounding sendiri.

Tips Cara Memilih Ukuran Kabel Listrik

Nah selain warna kabel dalam pemasangan instalasi listrik, anda juga harus memperhatikan ukuran diameter kabel. Adapun beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam menentukan ukuran kabel adalah sebagai berikut:

1. Perhatikan dan pilihlah ukuran kabel yang sesuai dengan kapasitas daya listrik. Ukuran kabel yang tidak sesuai dapat menyebabkan kabel menjadi panas saat dikenai arus listrik yang besarnya melebihi CRC.

Bila panas pada kabel telah melebihi batas resistensi isolasi, maka akan kabel beripotensi akan terbakar dan bisa menimbulkan keseleuruhan gedung hangus dilahap di jago merah

2. Sebaiknya anda menggunakan kabel yang berukuran besar untuk mengantisipasi bila suatu hari anda akan menambah daya listrik

3. Gunakan kabel berukuran 2,5 mm untuk jalur utama instalasi listrik. Sedangkan untuk jalur kabel meter ke MCB, pilih kabel berukuran 4 mm. Terakhir, untuk percabangan saklar dan lampu, gunakanlah kabel berukuran 1,5 mm.

Nah sekina informasi mengenai seluk beluk arti kode dari warna kabel listrik dan tips memilih ukurannya yang bisa kami sampaikan untuk anda. Semoga setelah membaca artikel ini, anda tidak salah pasang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *