Furniture dari kayu
Material

Kayu Memang Menarik di Jadikan Furniture Tapi, Ada Saja Kendala yang Menghalang Keindahannya!

Sebagian dari kita pasti sudah tahu ya, jika kayu cocok digunakan sebagai bahan dasar pembuatan furniture! Tapi tahu nggak, kalau dibalik keindahan furniture berbahan dasar kayu ada saja kendala atau permasalahan umum yang bisa menghalang keindahannya!

Mungkin kayu juga termasuk bahan yang rentan rusak, maka dari itu banyak sekali permasalahan umum tersebut yang di alami pada furniture kayu, untuk kamu yang akan berbisnis di bidang property dan furniture kamu harus tahu nih masalah – masalah umum yang sering terjadi pada furniture kayu seperti sliding door berbahan dasar kayu, mungkin harga sliding door berbahan dasar kayu bisa bersaing dengan sliding door kaca,  tapi jika menggunakan sliding door berbahan dasar kayu, kayu akan cepat keropos karena banyaknya gesekan – gesekan yang di hasilkan ketika pintu bergeser.

Nah kalau furniture masalah umumnya yang bagaimana? Cara mengatasinya pun seperti apa? Yuk kita baca pembahasan di bawah ini :

Masalah Umum yang Terjadi Pada Furniture Kayu

Berikut masalah – masalah umum yang terjadi pada furniture kayu. Kamu harus merawatnya agar terus seperti baru, ya !.

1. Cepat Keropos

Furniture kayu mudah dan cepat keropos ketika terkena air secara langsung. Karena air bisa mengikis kayu sedikit demi sedikit karena terkena air, atau mudah di makan rayap.

2. Mudah di Makan Rayap

Rayap adalah hewan pemakan kayu yang tak terurus, jadi jika ada furniture yang tak terurus dan tidak di perbaharui plisturnya akan mudah di makan rayap. Karena kayu mudah menjadi lembap dan rayap menyukai kayu yang lembap sebagai sumber pangannya.

3. Plistur Tak Awet

Kendala plistur kerap kali jadi kendala yang bisa menghalangi keindahan kayu. Setiap beberapa bulan sekali tentunya perlu pembaharuan untuk memplistur furniture kayu agar terlihat seperti baru! Memplistur juga akan menghabiskan banyak biaya!

4. Berdecit Sewaktu – Waktu

Jenis apapun furniture nya jika berbahan dasar kayu, lama-kelamaan jika digunakan akan mulai berbunyi decitan – decitan kecil, tandanya furniture tak lagi kuat dan butuh tambahan untuk di lem setiap sisinya. Misalnya saja sliding door kayu dengan harga sliding door yang terbilang lumayan mahal saja harus membutuhkan pemeliharaan yang ekstra untuk tak menimbulkan decitan – decitan yang selalu mengganggu keberlangsungan aktivitas sehari-hari.

Mengatasi Kendalanya dengan Merawat! Ini Caranya!

 

merawat Furniture dari kayu

Begini cara mengatasi masalah umum yang terjadi pada furniture kayu, dengan merawat furniture kayu tak akan ada masalah – masalah umum yang akan di timbulkannya lagi! Bagaimana sih cara merawat furniture – furniture kayu tersebut?

1. Memperbaharui Bagian yang Keropos

Memperbaharui bagian yang keropos dengan potongan – potongan kayu kecil akan membuat bagian yang keropos utuh kembali, dengan begitu kayu keropos yang sudah di perbaiki tadi di tutupi dengan plistur di bagian yang keropos agar terlihat sempurna kembali tanpa suatu kekurangan apapun pada furniture mu.

2. Menjaga Kelembapan Kayu Tetap Stabil

Menjaga kelembapan kayu tetap stabil juga sangat penting, karena jika terlalu lembap akan jadi sarang tempat tinggal para rayap yang akan sedikit demi sedikit menggerogoti kayu, jauhkan juga dengan daerah dan lingkungan yang basah dan berair.

3. Memplistur Kayu Setiap 1 Bulan Sekali

Memplistur kayu setiap satu bulan sekali, bisa mengatasi penggunaan cat plistur yang berlebih, meminimalkan pengeluaran untuk biaya pemeliharaan plistur pada kayu.

4. Memberi Lem Kayu Pada Setiap Sisi

Tentunya setiap satu bulan sekali juga, setiap sisi pada furniture kayu harus di bubuhi lem, supaya ketika furniture kayu digunakan tak akan mengeluarkan suara decitan – decitan yang mengganggu aktivitas.

Itulah permasalahan atau kendala umum pada furniture kayu dan cara mengatasinya, jika kamu ingin berbisnis dalam bidang ini, maka wajibnya membaca semua artikel ini sampai akhir untuk kenyamanan pelangganmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *