Rekomendasi Jenis Genteng
Material

Rekomendasi Jenis Genteng Yang Cocok Untuk Hunian

Memilih jenis genteng untuk sebuah hunian bukanlah hal yang mudah. Banyaknya varian material atap membuat orang menjadi bingung dan bimbang memilihnya. Setiap material tentu memiliki daya tarik yang berbeda, Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan selera dan kebutuhan masing-masing.

Berikut Jenis Genteng Rumah Yang Paling Direkomendasikan

Rekomendasi Jenis Genteng

Atap merupakan komponen rumah yang paling penting karena akan melindungi Anda dari cuaca ekstrim. Setiap material tentu memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Agar bisa lebih mudah memilih jenis atap yang sesuai dengan kebutuhan, berikut rekomendasi material genteng terbaik yang bisa Anda pilih.

1. Asbes

Atap ini terbuat dari gabungan beberapa bahan alami seperti mineral dan silikat alam sehingga sangat cocok untuk diterapkan pada bangunan apapun. Keunggulan jenis atap ini adalah harga genteng asbes yang relatif murah dan mudah dipasang. Atap ini bisa dipasang begitu saja tanpa memerlukan kayu untuk menyanggahnya. Namun sayangnya material asbes ternyata mampu mengancam kesehatan jika digunakan dalam waktu yang lama. Serat asbes yang berbentuk partikel bisa lepas dan terhirup manusia dan bisa mengakibatkan penyakit kanker paru-paru.

2. Kaca

Atap berbentuk transparan ini hanya cocok dipasang pada beberapa area tertentu saja. Fungsi utama penggunaan atap kaca adalah agar memberikan penerangan alami pada sebuah ruangan tertentu. Selain itu, jenis atap ini memiliki model yang lebih elegan memberikan kesan modern pada ruangan. Atap kaca juga mampu melindungi dinding dari kelembaban yang berlebihan dan bisa terhindar dari jamur. Namun penggunaan atap kaca lebih beresiko karena mudah pecah.

3. Tanah liat

Jenis material ini paling cukup umum digunakan pada rumah karena mampu memberikan kesan rumah yang lebih adem dan memiliki harga yang ekonomis. Pemasangan atap ini harus dilakukan secara miring dan menerapkan sistem mengikat, agar setiap bagian atap bisa terkunci dan tidak mudah lepas. Tanah liat merupakan bahan atas yang sangat kokoh sehingga tidak mudah pecah ketika Anda memperbaiki bagian atap yang bocor. Namun proses pemasangan atap ini harus dilakukan oleh tenaga ahli yang profesional karena cukup rumit dan membutuhkan ketelitian.

4. Berbahan Logam/Metal

Atap yang satu ini berbentuk lembaran yang terlihat sama dengan seng. Pemasangan atap ini cukup rumit karena harus ditanam pada balok rangka dan dikaitkan dengan menggunakan sekrup agar tidak lepas. Proses pemasangan atap ini relatif cepat karena lembaran yang dipasang memiliki ukuran yang besar sehingga tidak membutuhkan material yang banyak. Biaya  yang dikeluarkan untuk membuat atap ini juga relatif murah. Material ini sudah dilapisi dengan bahan unggulan yang bersifat anti pecah dan anti karat. Namun kekurangan dari material ini adalah desainnya yang kurang menarik. Apalagi jika dipasangnya tidak teliti, maka akan terlihat tidak rapi.

5. Keramik

Material yang satu ini dibuat dari kombinasi tanah liat dan juga keramik sehingga terlihat lebih menarik dan indah. Material ini dilapisi dengan pewarna glasur sehingga mampu menambah kesan eksotis pada hunian Anda. Material atap ini dihasilkan dari proses pemanasan dengan suhu 1100 derajat sehingga membuat warna tidak mudah pudar. Ini merupakan jenis atap yang paling bagus untuk sebuah hunian karena kokoh dan bisa digunakan untuk waktu yang lama. Namun proses pemasangan harus dilakukan secara teliti agar tidak mengalami kebocoran.

Saat ini tersedia harga genteng di supplier genteng cukup beragam. Hal tersebut ditentukan dari jenis material yang digunakan, model dan ketebalannya. Pilihlah material atap yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki agar Anda bisa menciptakan hunian yang nyaman bagi keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *